Laporan Khusus

Tempursari, Wilayah Dengan Sejuta Potensi

Administrator | Minggu, 27 November 2011 - 06:52:28 WIB | dibaca: 424 pembaca

Kecamatan Tempursari adalah salah satu Kecamatan yang ada di wilayah paling selatan Kabupaten Lumajang dan berbatasan langsung dengan samudra Hindia yang berombak besar. Kecamatan Tempursari ini termasuk mempunyai wilayah yang unik, karena satu-satunya wilayah di Kabupaten Lumajang yang mempunyai dua prototipe geografi yaitu daerah pegunungan yang meliputi deretan gunung Pegat dan gunung Pundungsari dengan bukit-bukit kecilnya demikian juga dengan geografi yang berupa wilayah pantainya. Oleh karena itu daerah Tempursari ini mempunyai keunikan tersendiri sehingga masyarakat disana merupakan masyarakat yang terbiasa dengan 2 kebuayaan yaitu kebudayaan pantai dan kebudayaan gunung.Oleh karena itu tim investigasi dari www.pedomannusantara.com yang terdiri dari Mansur Hidayat, Agus Sholeh dan Lutfiati selama 2 hari melakukan survey lapangan yaitu pada kamis (24/11/2011) dan sabtu (26/11/2011) di wilayah ini.

Kecamatan Tempursari merupakan kecamatan yang terjauh dengan pusat kota Lumajang yang mempunyai jarak tempuh 55 km. Oleh karena untuk mencapai daerah ini harus melewati bukit-bukit dan jurang yang terjal maka wilayah ini seperti wilayah terasing dan terpencil dari pusat kota Lumajang. Jika kita pergi Ke Tempursari maka akan menempuh perjalanan kira-kira 3 jam dari kota Lumajang. Untuk mencapainya dapat memacu adrenalin kita karena terjalnya dan curamnya tikungan dari bukit-bukit yang ada disekitarnya. Namun ketika sampai di wilyah ini, hamparan pemandangan samudra Hindia nampak begitu luas diiringi hijau perbukitan yang indah. Pantai Watu Gedek adalah tempat wisata yang disukai masyarakat karena pemandangan bukit terjal dan deru ombaknya yang menantang. Sedangkan Patai Watu Godek lebih tenang dan mempunyai romasa yang indah sehingga membuat siapa saja yang berkunjung akan ketagihan untuk datang.Disamping pantai yang indah sekarang ini masyarakat Tempursari juga menanam buah naga yang sekarang sudah mencapai 32 hektar disepanjang pantai. Disamping itu daerah pantai Karang Menjangan tersedia Tempat Penjualan Ikan (TPI) yang dilengkapi denganwarung-warung penjualan yang menawarkan barisan ikan segar untuk dibakar dan mengundang selera.

Dengan luas wilayah sebesar 101.62 km dan ketinggian bervariasi antara 0-600 dpl daerah Tempurasari ini mempunyai Kenuikan tersendiri. Daerah ini sangat kaya akan potensi alam baik itu berupa hasil laut seperti ikan, kemudian hasil pertanian seperti padi, jagung dan palawija, hasil perkebunan seperti salak, pisang, kelapa, kakao (coklat), cengkih dan kopi dan baru-baru ini telah dikembangkan pertanian buah naga. Oleh karena itu tidak heran jika di Kecamatan Tempursari penduduk mempunyai pendapatan yang cukup tinggi, misalnya saja pada tahun 2005 dimana jumlah income per kapita dari pendudukna rata-rata sebesar 2,7 juta dan ini didukung dengan pembelian sepeda motor yang setiap bulan bisa mencapai 15 unit.

Pendapatan yang cukup besar ini kemudian di dukung dengan adanya pendidikan yang memadai dimana banyak sekolah yang berdiri di daerah ini. Ada sebanyak 4 sekolah swasta setingkat SMU dan 1 SMK, sedangkan untuk tingkat SLTP ada 2 SLTP Negeri dan 1 Madrasah Tsanawiyah dan 2 SLTP Swasta dan untuk tingkat SD ada 23 SD negeri dengan 2 SD swasta dan 10 Taman Kanak Kanak.

Disamping pendidikan yang cukup baik ini Kecamatan Tempursari mempunyai toleransi yang tinggi dalam bidang keagamaan. Dari total penduduk sebesar 33.509 jiwa, 89% adalah penduduk beragama islam dengan jumlah 30.118, sebesar 9 % adalah penduduk beragama Kristen dan 1 % beragama Hindu dan aliran Kepercayaan. Toleransi yang besar dan  berlangsung turun temurun ini dibuktikan ketika pada waktu hari raya baik lebaran sebagai harai raya Islam dan Natal sebagai hari raya Kristen, mereka ini akan datang silih berganti dan saling mengunjungi sebagai perwujudan toleransi beragamanya.

Potensi alam dan sumber daya yang sangat besar baik alam maupun manusianya ini sebenarnya merupakan keunggulan suatu daerah yang harus dikembangkan, namun sayang sampai saat ini pemerintah belum mengoptimalkan potensi yang ada sehingga di masa depan perlu dikembangkan dan mendapat perhatian yang lebih baik. (sur/gus/lut/pim)












Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)