Opini

Pramuka Adalah Kawah Candradimuka Ku

Administrator | Minggu, 14 Agustus 2011 - 21:25:33 WIB | dibaca: 280 pembaca

OLeh: Aries Purwantiny, Alumni Arkeologi Universitas Udayana

Pramuka dibentuk tanggal 14 Agustus 1961 yang awalnya disebut dengan Kepanduan Indonesia dan berubah nama menjadi Pramuka Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. jadi Gerakan Pramuka Indonesia sekarang genap berusia 50 Tahun. sebagai Bapak Pramuka Indonesia adalah  Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Mengingat setiap Tanggal 14 Agustus adalah Hari Pramuka.Karena Pramuka merupakan organisasi pertama kali saya ikuti, ketika itu saya masih kelas 3 sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri Tegalsari II Surabaya. Dari Pramuka juga saya dikenalkan cara berorganisasi dan kepemimpinan. Saya mengawali jenjang Siaga yang dibekali pedoman Dwi Satya dan Dwi Dharma, dari sanalah saya mengetahui bakat seni dan kemampuan diri sendiri. Karena di Siaga saya banyak dikenalkan banyak pengetahuan dan ketrampilan serta pendidikan untuk mengenal dengan masyarakat disekitar rumah dan sekolah, 

Seorang Pramuka harus Cerdas, Tangkas, Terampil, Tegas, Tanggap, Trengginas, dan selalu riang gembira hal itu yang selalu ditanamkan ke diri setiap anggota Pramuka, Juga Tri Satya dan Dasa Dharma  Pramuka  sebagai janji dalam tindak tanduk dalam berperilaku. 

Mengapa saya katakan bahwa Pramuka adalah Kawah Candradimuka?

Karena di Pramuka diajarkan bahwa kita harus mengenal diri kita sebagai pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa dan patuh terhadap orang tua, sebagai anggota masyarakat dan sebagai bangsa Indonesia dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita diajarkan untuk mencintai alam sekitar, karena alam inilah yang Tuhan berikan untuk kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan manusia.  

saya masih teringat bagaimana saya digodok sebagai seseorang yang harus memiliki kepribadian yang tangguh dalam menghadapi segala rintangan dan cobaan, dengan praktek halang rintang dan dapat memberikan solusi dalam keadaan yang terjepit menyelesaikan soal-soal sandi-sandi. Juga tanggap dalam situasi yang terdesak dalam praktek lapangan yaitu melalui perkemahan dan pelatihan.

Pengalaman yang berkesan di Pramuka, ketika SMA di Balikpapan. Kenangan yang tidak bisa saya lupakan, karena saya banyak mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga. dari mengikuti perkemahan seperti masa orientasi Pramuka, KKP (Kemah Kerja Penghijauan di Bukit Soeharto), PW Nasional (Perkemahan Wirakarya Nasional di Purbalingga). Pelatihan yaitu LPK (Latihan Pengembangan Kepemimpinan) dan PPBN (Pendidikan Pengembangan Bela Negara) dan masuk dalam Saka Bhayangkara.

Karena pendidikan di Pramuka saya menjadi seseorang yang mandiri (bukan ingin dikatakan hebat), tapi saya rasakan setelah saya sekarang menjadi anggota masyarakat, karena saya harus "bermanfaat" bagi masyarakat sekitar di mana pun berada.

seperti yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.


Tri Satya
Demi Kehormatanku Aku Berjanji:
1. Akan Bersungguh-sungguh Menjalankan Kewajibanku Terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesis dan Mengamalkan    Pancasila.
2. Menolong Sesama Hidup Dan IKut Membangun Masyarakat
3. Menepati Dasa Dharma

Dasa Dharma Pramuka:
1. Taqwa Kepada TUhan Yang Maha Esa
2. Cinta Alam Dan Kasih Sayang Sesama Manusia
3. Patriot Yang Sopan Dan Ksatria
4. Patuh Dan Suka Bermusyawarah
5. Rela Menolong Dan Tabah
6. Rajin, Terampil dan Gembira
7. Hemat, Cermat Dan BERsahaja
8. Disiplin Berani Dan Setia
9. Bertanggung Jawab Dan Dapat Dipercaya
10.Suci Dalam Pikiran, Perkataan Dan Perbuatan

Apakah kita sudah mengaplikasikan selama ini dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara? atau lingkup masyarakat di sekitar? tanyakan pada diri sendiri apabila kita mengaku sebagai anggota Pramuka...
 
 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)