Sejarah

Bergotong Royong Dirikan Musholla Sayyid Abdurrahman

Menggali Kembali Jejak Peradaban Islam di Lumajang.

Lutfia Amerta S. | Minggu, 28 Juli 2013 - 11:08:34 WIB | dibaca: 520 pembaca

Ratusan tahun yang lalu Islam telah menyebar di bumi Lamajang. Lewat kegigihan dari sang penyebar Islam saat ini menjadi agama yang mayoritas di bumi Lamajang. Namun sayangnya bukti-bukti peradaban Islam kini masih tenggelam dan samar-samar. Masyarakat Lumajang tidak tinggal diam akan hal itu, sedkit-demi sedikit saat ini mereka mulai menggali kembali jejak-jejak penyebaran Islam di Lumajang walaupun bukti-bukti yang ada masih samar-samar.

Masyarakat Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono terlihat saling bahu-membahu membangun musholah kecil di sebuah tanah lapang. Musholah yang terletak tak jauh dari kompleks Petilsan Aryawiraraja dan Petilasan Sayyid Abdulrahman As-Syaibani memang dipersiapkan sebagai tempat untuk beribadah bagi peziarah yang mengunjungi kompleks pemakaman itu.

Syeh Abdulrahman sendiri di yakini oleh masyarakat Lumajang sebagai penyebar Islam di daerahnya. “Kami menyakini bahwa Sayyid Abdul Rahman ini adalah sosok ulama besar yang pernah tinggal di Dusun Biting dan menyebarkan Islam ke seluruh pelosok bumi Lamajang.”papar Tumpuk Hariyono (45) yang merupakan pengurus Petilasan Arya  Wiraraja dan Sayyid Abdul Rahman.

Tumpuk Hariyono menuturkan bahwa masyarakat menginginkan penelusuran yang lebih dalam lagi mengenai siapa sebenarnya sosok dari Sayyid Abdul Rahman ini. “ walaupun data-data yang ada Cuma sedikit kami menginginkan penelurusan yang lebih jelas lagi mengenai siapa sebenarnya Sayyid Abdul Rahman dan bagaimana riwayat penyebaran Islam sendiri di Lumajang,” paparnya kepada Pedomannusantara.com Minggu (28/07/2013).

Sejarahwan Lumajang Mansur Hidayat, S.S, M.M mengatakan bahwa Sayyid Abdul Rahman adalah ulama yang berasal dari Hadramaut  Yaman.” Kedatangan Syeh Abdulrahman ini datang ke Indonesia melalui jalu perdagangan, sebelum sampai ke bumi Lamajang Syeh Abdulrahma ini pernah singgah di Pasai dan melalui Majapahit tentunya.” jlenterh pria alumnus Udayana ini.

Keberadaan Sayyid Abdul Rahman ini mampu menyebarkan Islam ke Seluruh pelosok bumi Lamajang.” Memang saat ini untuk menguak mengenai bagaimana perkembangan Islam di bumi Lamajang ini masih sangat minim, belum ada data tertulis yang jelas mengenai kapan Islam itu masuk dan berkembang di Lumajang.”papar Mansur.

Mansur menjelaskan pasca penyebaran Islam oleh Sayyid Abdul Rahman, penyebaran Islam di Lumajang diteruskan oleh penerusnya.”Islam lebih berkembang lagi ketika kerajaan-kerajaan dari daerah Barat sperti Demak dan Mataram berusaha menaklukan wilayah Tapal kuda. Mereka datang dengan membawa agama baru dan turut pula menyebarkan keyakinannya itu keseluruh pelosok Lamajang Tigang Juru." ujarnya.

Masih kata Mansur data-data yang minim mengenai penyebaran Islam tidak akan menyurutkan niatnya untuk lebih menguak lagi mengenai penyebaran Islam di Lamajang. “ Kami akan terus melakukan penelurusan mengenai penyebaran Islam di Lumajang, dari data-data yang ada akan kami kembangkan lagi. Sehingga nantinya akan ada kejelasan mengenai bagaimana penyebaran Islam di Lumajang. Dan sesuai dengan harapan masyarakat Lumajang yang memang mayoritas penganut Islma ini.”pungkasnya.

Lutfia Amerta S.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)