Peristiwa

Balapan Liar Itu Berujung Pada Tabrakan Maut.

mahsun mohammand | Minggu, 26 Mei 2013 - 20:13:03 WIB | dibaca: 1065 pembaca

Lumajang, Aksi balapan liar diruas jalan Raya Lumajang-Pasirian tepatnya di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh berujung pada kecelakaan maut. Pasalnya saat menggelar aksi balapan liar yang diadakan pada Minggu dini hari (26/05/2013) truk coltdiesel tanpa muatan dari arah Lumajang menabrak pembalap liar itu.

Suyit (45) salah satu warga Desa Lempeni yang menyaksikan kejadian tabrakan maut itu mengatakan bahwa kejadian itu bermula dari peserta balapan liar yang berusaha menghentikan kendaraan yang lewat untuk kelancaran aksi balapan liar. “ Kami tak menyangka truk yang melaju kencang dari arah Lumajang tidak bisa dihentikan sehingga menabrak peserta balap liar dan menabrak kerumunan masa dan sejumlah 6 orang dilarikan kerumah sakit dan 1 meninggal dunia ditempat.”papar Suyit kepada Pedomannusantara.com.

Sementara itu  warga Desa Lempeni yang selalu diresahkan oleh aksi balapan liar itu berharap dengan kejadian itu anak-anak muda tidak plagi mengadakan aksi balapan liar. “Setiap malam Minggu datang kami selalu resah, aksi ugal-ugalan ini menganggu jalur lalu lintas serta menimbulkan kebisingan”papar Sater (46). Sater mengungkapkan bahwa dengan adanya kejadian ini semoga mereka jerah dan tidak akan mengulang aksi balapan liar lagi.

Ipda Ponsen Dadang selaku Kaur Bin Ops membenarkan bahwa memang ada kecelakaan yang terjadi diruas jalan Jalan Raya Desa Lempeni Tempeh Lumajang. “ Kecelakaan itu terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB antara kendaraan Truck bernomer polisi N 9325 UZ yang dikemudikan oleh Idham Kholid (21) warga Dusun Uranggantung, Desa Jarit, Kecamatan Pasirian. Turk yang melaju dari arah timur ke barat ini menabrak kerumunan penonton yang sedang meilaht aksi balap liar.”papar Ponsen Dadang kepada Pedomannusantara.com Senin (27/05/2013).

Lebih lanjut Ponsen Dadang menjelaskan bahwa dari kejadian itu ada 7 orang korban. “6 dari korban itu harus dilarikan ke rumah sakit sementara itu satu meninggal di tempat yaitu Juan Diego Priandita (20) warga Desa Senduro, Kecamatan Senduro”papar Ipda Ponsen Dadang, SH.

Berdasarkan pantauan dari Pedomannusantara.com perkembangan terakhir dari 6 korban yang dilarikan ke Rumah Sakit akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Senin dini hari tadi. Korban tersebut bernama Abdul Rokim (17) warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh (lut/pim).

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)