Sejarah

3 Januari 1925, Benito Mussolini Tancapkan Kediktatoran Di Italia

Administrator | Selasa, 03 Januari 2012 - 11:02:10 WIB | dibaca: 176 pembaca

Oleh: Mansur Hidayat (Ketua MPPM Timur) 
 
Apa ang berkecamuk di dalam benak Benito Amilcare Andrea Mussolini ketika dirinya menjadi Perdana Mentri yang sangat berkuasa di Italia pada tanggal 3 Januari 1925?. Meskipun pada awalnya Mussolini (demikian panggilan akrabnya) adalah seorang pencari kerja yang berpindah-pindah mulai dari Swiss, Austria sampai ke Italia kembali .

Pada awalnya ditahun 1908, Benito Mussolini mendapatkan pekerjaan sebagai karyawan di sebuah surat kabar Austria di daerah Trento dan pada tahun 1910 menjadi editor sebuah koran sosialis bernama La Lotta di Class (Pertentangan Kelas). Perkenalannya dengan pemikiran-pemikiran Karl Marx telah menjadikan Mussolini sebagai seorang pengagum sosialis yang sangat fanatis dan mulai merasakan ketidak percayaan pada faham yang berbau patriotis dan nasionalis. Hal ini pernah dilakukannya ketika pada tahun 1911 kerajaan Italia mengumumkan perang dengan kerajaan Ottoman, Mussolini malah mengumumkan propoganda perdamaiannya dan dipenjarakan oleh pemerintah.

Sekeluar dari penjara, Mussolini semakin giat dalam aktivitasnya baik sebagai editor koran maupun sosialis Avanti maupun aktivis partai sosialis di kota Milan. Kekalahan partai sosialis pada pemilu tahun 1919, telah menjadikan Mussolini mendirikan Gerakan politik sendiri yang cenderung kearah Fasisme dan kemudian bisa mempengaruhi Italia. Gerakan politik Mussolini ini kemudian membentuk kelompok bersenjata yang membuat anarki dimana-mana. Gerakan politik Mussolini yang anti Parlemen dan sering membuat anarki ini telah menyebabkan ketakutan dan teror dimana-mana sehingga membuat raja Italia Vittorio Emanuele III pada tahun 1922 memanggilnya untuk memimpin pemerintahan.

Pada tanggal 3 januari 1925, Benito Mussolini memperkuat kekuasaan dirinya sebagai diktator yaitu dengan membuat genrakan mengangkat dirinya menjadi panglima perang, menghapus Dewan Perwakilan Rakyat yang lama dan menyingkirkan oposisi dengan kekerasan senjata. Kekuasaan tunggal inilah yang membuat Mussolini sangat berkuasa di Italia dan kemudian melakukan langkah-langkah untuk merebut wilayah-wilayah di luar negaranya. Pada tahun 1936, Mussolini mengivansi Ethiopia dan kemudian dilanjutkan dengan menduduki Abessinia. Nafsu untuk meluaskan negara Italia sesuai dengan cita-cita Pax Romanna (kebesaran wilayah Romawi) telah menyebabkan Italia terseret kedalam perang dunia II sejak tahun 1939-1945.

Memang, manusia itu tidak pernah luput dari nafsu dan ambisi. Demikian pula Mussollini yang telah dapat merebut kekuasaan di Italia, tetap saja tidak bisa menahan diri untuk melawan nafsu dan ambisi pribadinya. Kekuasaan memang tidak pernah bisa menahan dirinya sendiri. Demikian pula Mussolini telah menjadi lupa bagaimana masa kecilnya yang susah sehingga dapat menjadi cermin dan instropeksi bagi karirnya yang telah melambung jauh memenuhi cita-cita yang diinginkannya. Akhirnya pada tanggal 28 april 1945, Mussolini tewas ditembak oleh musuh-musuh politiknya, mayat digantung terbalik di Piazza Loreto dan berakhirlah petualangan sang pencetus Fasisme ini.
 
 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)